Kantor Berita Internasional Ahlulbait - ABNA - Persatuan Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa, sebuah organisasi non-pemerintah internasional yang bekerja di bidang rekonsiliasi agama, persatuan dunia Islam, dan kegiatan amal internasional, telah meluncurkan kampanye internasional ini dan menerbitkan poster dalam berbagai bahasa, termasuk Inggris, Arab, Urdu, dan Azeri, menyerukan kepada orang-orang di berbagai belahan dunia untuk bergabung dalam kampanye ini.
Organisasi tersebut telah meminta pengiriman gambar dan video pembacaan Al-Quran, pelaksanaan ibadah haji, kunjungan ke tempat-tempat suci, dan pembacaan doa untuk menghormati pemimpin revolusi yang gugur.
Sebelumnya, ulama Syiah dan Sunni di Irak telah mengeluarkan pengumuman kepada para peziarah ke Masjidil Haram, mengajak mereka untuk melaksanakan ibadah haji untuk menghormati pemimpin revolusi yang gugur, Ayatollah Ali Khamenei.
Dewan Ulama Rabat-e-Mohammadi dan Dewan Ulama Irak telah mengeluarkan pernyataan pada kesempatan Haji tahun 1447 Hijriah, menyerukan kepada para jamaah haji untuk memberikan perhatian khusus pada pelaksanaan ibadah haji dan mengadakan upacara serta pertemuan untuk membaca Al-Quran bagi pemimpin bangsa yang telah gugur sebagai syahid.
Dewan Ulama Rabat-e-Mohammadi, sambil mengutuk serangan musuh-musuh Zionis-Amerika terhadap Republik Islam Iran, menyatakan dalam pernyataannya: “Kami mendorong umat Islam untuk menyatakan penolakan mereka terhadap agresi terhadap rakyat Muslim – khususnya warga Palestina yang tertindas di Gaza dan mereka yang berasal dari negara-negara seperti Republik Islam Iran, Lebanon, Yaman, Irak dan negara-negara Muslim lainnya serta rakyat merdeka di dunia – serta agresi baru-baru ini yang menargetkan Republik Islam Iran dan serangan penindasan terhadap para pemimpin bangsa dan kejahatan musuh Zionis-Amerika – yang merupakan kejahatan zaman ini dan menyebabkan kesyahidan pemimpin Islam besar, Ayatollah Syahid Seyyed Ali Khamenei (semoga Allah meridhoi beliau), bersama para komandan besarnya dan keluarga mereka yang terhormat, semoga Allah menerima mereka di antara para syuhada.”
Dewan Ulama Irak juga menekankan hal ini dalam pernyataannya, merujuk pada kehilangan besar atas kesyahidan Imam Khamenei (semoga kedamaian dan berkah Allah menyertainya) bagi dunia Islam dan mengumumkan bahwa “Kami menyeru para jamaah haji ke Baitullah untuk menjadikan ibadah mereka sebagai tindakan kesetiaan publik sedemikian rupa sehingga mereka melakukan sebagian dari ibadah mereka sebagai 'Mereka hendaknya mendedikasikan Umrah kepada jiwa almarhum Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Agung Ali Khamenei, dengan mengadakan sesi pembacaan Al-Quran untuk menjaga kenangannya tetap hidup.'"
Your Comment